Mengenal Penggolongan Jenis dan Nama Kertas

February 23, 2011 § 3 Comments

Mengenal Penggolongan Jenis dan Nama Kertas Menurut “Tappi” ( Technical Association of the Pulp and Paper Industry)

Industri kertas mengenal berbagai macam dan jenis kertas yang berbeda satu dan lainnya, kadang pelaku industri baik di kertas, cetak, packaging dan grafis menjadi rancu satu sama lain. Disamping itu istilah lokal juga sering membuat penamaan suatu jenis kertas menjadi lebih kompleks. Hal ini sah dan praktis saja, selama semua pihak mengerti apa yang dimaksud dengan produk yang diproduksi dan diperdagangkan.

Jadi bila anda tidak menemukan kertas HVS dan Doorslaag dipenamaan kertas menurut Tappi, maka anda tidak perlu terkejut. Ada baiknya anda coba menanyakan kepada pabrik kertas yang bersangkutan bila ingin memahami dimana kedua jenis kertas tersebut dalam penggolongan dibawah ini. Atau, silahkan baca lanjut artikel ini dan artikel kedua yang mengupas nama istilah dan definisi.

Dasar penggolongan
Pada prinsipnya ada 3 dasar pertimbangan;
(1) Kegunaan kertas,
(2) Jenis pulp yang dipakai dalam produksi kertas dan
(3) Jenis mesin kertas yang digunakan dalam produski.

Sebagai contoh adalah “off-machine coated groundwood publication paper” menujukkan kegunaan kertas untuk publikasi, komponen pulp utama adalah groundwood (pulp mekanis), dan mesin kertas coated off-machine.

TIP 0404-36
Tappi yang berpusat di Atlanta, Georgia, USA dalam “TIP 0404-36 Paper Grade Classification” membuat standar berdasarkan pertimbangan kegunaaan kertas dan jenis pulp. TIP adalah “technical information paper”, ada 12 jenis kertas yang digolongkan didalamnya.

Tappi secara jelas memberi catatan bahwa penggolongan kertas ini bersifat dinamis artinya bisa berubah sesuai dengan kondisi terjadi di industri dan penggolongan kertas dibawah ini mengacu pada yang umum ditemukan pada tahun 2002. Sebagai mana prakteknya, Tappi mempunyai komite yang terdiri dari para pelaku industri yang secara periode melakukan evaluasi metode uji atau TIP, terlebih bila kondisi sudah berubah dan biasanya diprakarsai oleh anggota Tappi. Jadi bila tidak ada suatu perubahaan mendasar maka suatu metode uji dan TIP yang ada akan tetap layak acu.

Maksud dan tujuan TIP 0404-36
Tappi – Technical Association of the Pulp and Paper Industry, adalah suatu asosiasi non-profit, NGO (Non-Governmental Organization) terdiri atas 14,000 anggota yang berprofesi insinyur, ilmuwan, manajer, pengajar dan lain-lainnya dari seluruh dunia in bidang pulp, kertas dan pengemasan – memberi suatu penggolongan jenis kertas yang bertujuan agar ada suatu acuan baku bagi anggotanya dalam publikasi artikel, pelaporan produksi dan sistim data dan informasi jenis kertas.

Mengingat luas dan besarnya jumlah anggota Tappi diseluruh dunia, maka tidak heran penggolongan ini cukup baku bagi para pelaku dalam aspek dan situasi bisnis dan akademis international. Dalam kondisi lokal, setiap pelaku bisa saja kembali mengacu kepada istilah lokal yang mana mereka paham dan familiar bila harus dikonversi ke nama istilah internasional.

12 Jenis kertas
1. Uncoated groundwood
2. Coated groundwood
3. Uncoated woodfree
4. Coated woodfree
5. Kraft paper
6. Bleached paperboard
7. Unbleached paperboard
8. Recycled paperboard
9. MG kraft specialties
10. Tissue
11. Market pulp
12. Lain-lain

Bila anda ingin tahu HVS, Art Paper, Art Board, Ivory Board, Duplex, kertas fotokopi dan lain sebagainya jatuh dalam jenis kategori kertas apa, maka artikel ini sedikit banyak akan menuntun anda memahami nama kertas lokal yang sering anda temui sehari-hari.

1. Uncoated groundwood
Kertas yang tidak mempunyai lapisan “coating” pigmen dan diproduksi menggunakan pulp mekanis (mechanical pulps), bubur kertas yang diproduksi tanpa proses kimiawi. Kurang lebih 80% kertas jenis ini adalah kertas koran (newsprint). Gramatur (berat kertas dalam gram per satu meter persegi) adalah 24-75 g/m2, dengan kertas koran dari 38 g/m2 to 52 g/m2. Disamping itu, jenis kertas lainnya adalah kertas untuk direktori (seperti yellow page), computer paper, katalog, dan “advertising supplements” (brosur sisipan yang umumnya dicetak dengan sistim rotogravure).

2. Coated groundwood
Kertas jenis ini paling tidak mempunyai 10% pulp mekanis (umumnya 50-55% groundwood) dengan sisanya menggunakan pulp kimia. Kategori kertas ini di USA masuk dalan kertas No. 5 “enamel paper” (kertas coated dengan brightness – tingkat kecerahan paling rendah, sekitar 80%) dan kertas No. 4 (brightnes sekitar 85%), keduanya mempunyai lapisan “coating” pigmen dikedua sisi.

Umumnya kertas ini berwarna kekuningan karena banyak pulp mekanis dan mempunyai gramatur dari 45 g/m2 to 130 g/m2. Kertas ini umumnya ditemukan pada kegunaan kertas dengan mesin cetak letterpress dan offset, seperti LWC (light weight coated – kertas yang mempunyai lapisan coating rendah sekitar 7-10 gr/m2 dan kertas coated untuk majalah.

3. Uncoated woodfree
Kertas jenis ini mempunyai kandungan pulp mekanis lebih rendah dari 10% umumnya bisa 0% dan tidak mempunyai lapisan coating pigmen sama sekali. Kegunaan kertas ini termasuk “office papers” (formulir, kertas fotokopi, kertas buku tulis, dan kertas amplop), kertas carbonless (NCR), dan kertas cetak atau anda biasa sebut HVS untuk brosur, selebaran, iklan, dan bahkan kartu pos bila tebal. Bila anda sering bergelut dengan pasar ekspor, jenis kertas ini sering juga disebut “printing, writing, and book papers” (kertas cetak, tulis dan buku).

4. Coated woodfree
Jenis kertas ini juga mengandung kurang 10% pulp mekanis, tetapi mempunyai lapisan coating pigmen baik dua sisi atau satu sisi. Di USA kertas ini disebut No. 1-3 enamel (dimana kertas coated dengan brightness atau tingkat kecerahan berkisar dari 88% sampai dengan 96%).

Di pasar lokal anda sering mendengar Art Paper dan Art Board yang mempunyai lapisan coating dua sisi yang bisa berkisar antara 20 gr/m2 dan 35 gr/m2. Kertas C1S Label masuk dalam kategori ini dimana hanya mempunyai lapisan coating disatu sisi. Gramatur kertas berkisar antara 70 gr/m2 dan 300 dr/m2. Art Paper umumnya mulai dari 70 gr/m2 samapai dengan 150 gr/m2, sementara Art Board mulai dari 170 gr/m2 sampai dengan 300 gr/m2. Kegunaan paling umum adalah untuk majalah, buku, cetak commercial dengan mutu yang tinggi dan mahal karena brightness yang relatif tinggi dibanding kertas uncoated groundwood.

5. Kraft paper
Kertas kraft, arti harfiahnya adalah kertas kuat, mempunyai 4 kegunaan utama:
1. Kertas bungkus (wrapping) seperti untuk bungkus kertas plano, kertas bungkus nasi dll.
2. Kantong (bag/sack) – seperti kantong belanja atau “shopping bag”,
3. Karung (shipping sack) – seperti karung atau kantong semen, dan
4. Berbagai fungsi “converting”.

Gramatur berkisar antara 50 gr/m2 dan 134 gr/m2. Pulp kertas yang dipakai bisa melalui proses pemutihan atau “bleaching” atau tidak. Bila tidak diputihkan maka berwarna coklat. Umum menyebutnya sebagai kertas “samson”.

6. Bleached paperboard
Pulp kertas yang dipakai adalah “beached sulfate” dan kegunaan utama adalah “folding carton” – untuk membuat box, dan kertas karton susu atau juice. Karena “bleach” maka warna kertas karon ini putih dan sekitar setengah jumlah produksi adalah coated. Biasanya di pasar USA, kertas ini dipanggil dengan nama SBS atau “solid bleached board”. Gramatur bervariasi mulai dari 200 gr/m2 sampai dengan 500 gr/m2. Golongan jenis kertas ini termasuk untuk membuat gelas kertas, piring kertas, karton tebal cetak, “tag stock” (kertas karton untuk gantungan, kartu komputer, “file folders” (map folio), dan kartu index (kartu index nama). Dipasar lokal sering kita temukan sebagai C2S Board atau C1S Board tergantung jumlah sisi yang mepunyai lapisan coating pigmen.

Dipasar lokal, sering anda temui Ivory Board yang bisa dikategorikan dalam jenis kertas ini. Namun sebetulnya sedikit berbeda karena dicampur dengan pulp mekanis, jadi warna agak sedikit kekuningan bila dibanding SBS. Ivory juga terdiri dari beberapa lapisan kertas yang digabung jadi satu, sementara SBS hanya satu lapisan yang tebal saja. Tidak jarang anda mungkin mendengar SBB atau “solid bleached board” yang bubur kertasnya adalah pulp kimia seperti SBS tetapi mempunyai sususunan lapisan yang berlapis layaknya Ivory.

7. Unbleached paperboard
Kertas karton ini tidak diputihkan dengan bleaching dan diproduksi dari “virgin kraft” (pulp kimia dengan serat non-recycle) atau “neutral sulfitesemichemical pulp” (bubur kertas dengan proses semi-kimia sulfite yang netral). Produk utama adalah linerboard, jenis kertas yang digunakan untuk membuat “corrugated containers” (corrugated box yang biasanya berwarna coklat). Berat gramatur umumnya 130 gr/m2 sampai dengan 450 g/m2. “Corrugating medium” atau kertas medium juga masuk dalam kaetgori ini yang dibuat dengan sebagian campuran kertas recycle.

8. Recycled paperboard
Pulp yang digunakan terdiri atas kertas recycle atau daur ulang. Jenis kertas ini meliputi rentang variasi kertas yang luas mulai dari kertas medium untuk “corrugated box”, folding boxboard atau clay coated news back – anda sering mendengar sebagai Duplex dan Triplex, setup boxboard – layaknya duplex tetapi uncoated, and berbagai jenis kertas dan kertas karton. Juga gypsum liner – kertas yang digunakan sebagai pelapis luar gypsum board, kertas untuk “core tube” dan lain sebagainya.

9. MG Kraft specialties
Kertas jenis ini mempunyai permukaan dengan penampakan yang licin dan seperti kaca (glaze) dimana kertas tersebut diproduksi diatas mesin yang memounyai silinder pengering / pemanas yang diameternya sangat besar. Di pasar lokal anda sering mendengar kertas Litho, Doorslag. Jenis kertas lainnya seperti kertas dasar (base paper) untuk “wax paper”, kertas bungkus, “carbonizing”, dan kraft specialties.

10. Tissue
Bubur kertas yang dipakai untuk tisu adalah pulp kimia yang di-bleach dengan tambahan bisa 50 atau lebih pulp mekanis. Mayoritas kertas tisu digunakan untuk produk sanitari seperti tisu gulung, “towel”, “bathroom”, “napkins” dll. Gramatur mempunyai rentang dari 13 gr/m2 sampai dengan 75 gr/m2. Jenis kertas ini diproduksi dengan sistim “through air dried” (TAD) or mesin kertas Yankee (silinder pemanas yang diameternya sangat besar) yang mempunyai “wet atau dry crepe operation”.

11. Market pulp
Pulp atau bubur kertas juga dikategorikan sebagai kertas yang dibagi jenisnya berdasarkan jenis kayu, proses pembuatan pulp, dan proses pemutihan atau “bleaching”. Bubur kertas dijual dalam bentuk lembaran, bal, dan gulungan.

12. Others
Kategori lain-lain digunakan untuk jenis kertas yang tidak masuk dalam ke 11 golongan kertas diatas. Kurang dari 5% jumlah kertas dunia masuk dalam kategori ini, jadi sebetulnya relatif kecil.

Contohnya seperti kertas “hardboard”, “asbestos board”, kertas cigarette, “condenser”, kertas bible), glassine, kertas tahan minyak, kertas release untuk sticker, dan kertas yang tersusun dari serat tetumbuhan bukan pohon (seperti kertas dari bahan serat pisang abaca, pelepah pisang, dll).

Tagged: , ,

§ 3 Responses to Mengenal Penggolongan Jenis dan Nama Kertas

  • D-Quote says:

    Terima kasih sangat bermanfaat… Saya sekarang lagi mendalami dunia kertas… saya ingin tahu dimana bisa beli segala macam kertas dengan hargta murah… terimakasih.

  • lumongga says:

    Hallo

    Nama saya Lumongga dan saya sangat tertarik untuk mengganti budaya dengan mulai menggunakan keras2 daur ulang. Kira-kira jenis kertas daur ulang apa yang bisa kita gunakan di mesin printer biasa seperti laser jet atau digital printing ?

    Terimakasih

  • dedy wira buana says:

    sangat ingin tahu cara pembuatan wax paper (bukan perontok rambut) dan di mana bisa membelinya, terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mengenal Penggolongan Jenis dan Nama Kertas at KERTAS DAUR ULANG.

meta

%d bloggers like this: