Jenis kertas yang digunakan untuk cetak digital

February 23, 2011 § 1 Comment

Jenis kertas yang digunakan untuk cetak digital
Untuk menambah pengatahuan kita ada baiknya kita mengetahui jenis jenis kertas yang cocok untuk digunakan pada cetak digital karena pengetahuan jenis printer (teknologi, rpm dan tinta yang dipakai) dan jenis kertas foto sangat menentukan hasil akhir cetakan (diluar kemampuan editing foto). Untuk itu kita perlu mencocokkan jenis printer, jenis tinta, rpm printer dengan jenis kertas untuk menghasilkan kualitas cetakan foto yang sesuai bahkan memuaskan konsumen.

Jenis atau nama kertas yang biasanya digunakan untuk cetak digital yang ada di pasaran antara lain ;
1. Matte / Doff Paper
Sangat mudah menyerap tinta sehingga bisa dipakai untuk ngumpetin kualitas tinta dan printer sekaligus tidak memantulkan cahaya. Mencetak foto warna bisa dilihat dari kebutuhannya. Kalau untuk dibingkai atau banyak dipegang-pegang, kertas doff lebih awet dan tidak lengket. Kertas jenis ini seringkali menjadi rekomendasi untuk kertas cetak foto dengan hasil yang bagus.

2. Sublime Paper
Kertas jenis ini bukan digunakan untuk mencetak foto sebagai pajangan dirumah, didompet atau untuk dibingkai tetapi kertas ini digunakan sebagai mediator (media perantara) transfer gambar ke t-shirt (kaos). Jadi bila kita ingin sebuah gambar dipindahkannya ke t-shirt (kaos) maka gunakanlah jenis Sublime Paper karena kertas ini mampu memindahkan tinta dengan maksimal ke t-shirt.

3. Double-Side Paper
Jenis kertas ini mampu digunakan untuk mencetak foto pada kedua sisinya (depan dan belakang). Kualitas foto yang dihasilkan juga cukup bagus, tidak terlalu mengkilap dan cenderung doff. Jenis kertas ini cocok digunakan untuk mencetak pamflet yang biasanya digunakan untuk sarana promosi, sehingga para konsumen dapat melihat dikedua sisinya.

4. Fiber Matte
Kertas Fiber Base paling tahan lama, karena dia menggunakan kertas dengan pH netral ( biasa di sebut Archival Paper ).

5. Premium Glossy Photo Paper
Kertas jenis ini biasa disebut oleh para penggunanya dengan sebutan high glossy, kertas jenis ini mampu menghasilkan cetakan dengan efek yang lebih mengkilap. Kertas jenis ini sangat cocok untuk mengcetak foto dengan resolusi tinggi. Walaupun harga kertas ini lebih mahal tetapi jika kita gunakan, akan menghasilkan cetakan foto yang maksimal dan lebih cerah.

6. Sticker Glossy Photo Paper
Sering kita menjumpai sticker yang menampilkan foto dengan warna dasar kertas putih dan mengkilap, jenis ini sangat cocok untuk keperluan pembuatan sticker serta mampu mencetak foto beresolusi tinggi.

7. Laster Photo paper
Laster foto paper biasanya digunakan untuk keperluan dokumenter karena jenis kertas ini sangat awet bahkan bisa bertahan hingga puluhan tahun, tidak mudah pudar, mampu menghasilkan efek doff, dan sangat cocok untuk foto dengan resolusi tinggi. Permukaan kertas yang mirip kulit jeruk adalah ciri khas untuk membedakan dengan jenis kertas lain. Ketahanan hasil cetakan membuat para konsumen puas, mungkin jenis ini bisa menjadi pertimbangan jika kita ingin serius didunia digital foto printing.

8. Glossy Photo paper / glanz paper
Kertas ini merupakan jenis standar cetak foto. Dengan jenis kertas yang mengkilap, permukaan memantulkan cahaya, permukaan lebih lengket terhadap kaca pigura dan putih mampu menghasilkan cetakan yang standar. Dapat digunakan untuk foto resolusi tinggi dan harga kertas yang relatif murah (standar cetak foto).

9. Canvas Paper
Jenis kertas ini jika kita gunakan untuk mencetak foto akan menghasilkan cetakan dengan sentuhan canvas layaknya sebuah lukisan. Hasil akhir cetakan akan menampilkan foto yang persis dengan kertas canvas.

10. Inkjet Paper
Kertas ini kurang cocok untuk keperluan digital foto printing, jenis kerta inkjet ini biasanya digunakan untuk keperluan grafis, seperti mencetak sketsa gambar, proof arsitektur rumah, grafik bar, dan sebagainya. Kualitas kertasnya lebih bagus dari jenis HVS karena serapan pada tinta lebih bagus dan cepat kering.

11. Metallic Paper
Seperti glossy, tapi lebih mengkilap lagi, ada sedikit warna keemasan /metalik. Metallic paper mempunyai permukaan halus dan terlihat agak mengkilat. Sangat cocok dengan namanya karena ada titik-titik metallic pada permukaan kertas ini.

12. Metallic + laminating paper
Hampir sama dengan metallic paper namun pada salah satu sisi ada plastik atau sejenisnya yang menutupi.

13. Silky Paper
Permukaan kertas lembut namun tidak mengkilat. Daya lekat tinta cukup tinggi sehingga tinta tidak mudah bercecer. Sekaligus bagian permukaan kertas ini tidak mudah terbawa oleh head printer membuat hasil cetakan menjadi lebih baik.

Dengan mengenal jenis kertas memudahkan kita menyesuaikan dengan keperluan cetak. Setiap merk kertas mempunyai tingkat daya serap tinta yang berbeda yang juga akan berpengaruh pada hasil cetakan. Ada baiknya Anda berkonsultasi dengan penjual kertas (grosir) untuk mengetahui hasil lebih detail atau mencobanya satu persatu untuk mendapatkan pengalaman.

Mengenal Penggolongan Jenis dan Nama Kertas

February 23, 2011 § 3 Comments

Mengenal Penggolongan Jenis dan Nama Kertas Menurut “Tappi” ( Technical Association of the Pulp and Paper Industry)

Industri kertas mengenal berbagai macam dan jenis kertas yang berbeda satu dan lainnya, kadang pelaku industri baik di kertas, cetak, packaging dan grafis menjadi rancu satu sama lain. Disamping itu istilah lokal juga sering membuat penamaan suatu jenis kertas menjadi lebih kompleks. Hal ini sah dan praktis saja, selama semua pihak mengerti apa yang dimaksud dengan produk yang diproduksi dan diperdagangkan.

Jadi bila anda tidak menemukan kertas HVS dan Doorslaag dipenamaan kertas menurut Tappi, maka anda tidak perlu terkejut. Ada baiknya anda coba menanyakan kepada pabrik kertas yang bersangkutan bila ingin memahami dimana kedua jenis kertas tersebut dalam penggolongan dibawah ini. Atau, silahkan baca lanjut artikel ini dan artikel kedua yang mengupas nama istilah dan definisi.

Dasar penggolongan
Pada prinsipnya ada 3 dasar pertimbangan;
(1) Kegunaan kertas,
(2) Jenis pulp yang dipakai dalam produksi kertas dan
(3) Jenis mesin kertas yang digunakan dalam produski.

Sebagai contoh adalah “off-machine coated groundwood publication paper” menujukkan kegunaan kertas untuk publikasi, komponen pulp utama adalah groundwood (pulp mekanis), dan mesin kertas coated off-machine.

TIP 0404-36
Tappi yang berpusat di Atlanta, Georgia, USA dalam “TIP 0404-36 Paper Grade Classification” membuat standar berdasarkan pertimbangan kegunaaan kertas dan jenis pulp. TIP adalah “technical information paper”, ada 12 jenis kertas yang digolongkan didalamnya.

Tappi secara jelas memberi catatan bahwa penggolongan kertas ini bersifat dinamis artinya bisa berubah sesuai dengan kondisi terjadi di industri dan penggolongan kertas dibawah ini mengacu pada yang umum ditemukan pada tahun 2002. Sebagai mana prakteknya, Tappi mempunyai komite yang terdiri dari para pelaku industri yang secara periode melakukan evaluasi metode uji atau TIP, terlebih bila kondisi sudah berubah dan biasanya diprakarsai oleh anggota Tappi. Jadi bila tidak ada suatu perubahaan mendasar maka suatu metode uji dan TIP yang ada akan tetap layak acu.

Maksud dan tujuan TIP 0404-36
Tappi – Technical Association of the Pulp and Paper Industry, adalah suatu asosiasi non-profit, NGO (Non-Governmental Organization) terdiri atas 14,000 anggota yang berprofesi insinyur, ilmuwan, manajer, pengajar dan lain-lainnya dari seluruh dunia in bidang pulp, kertas dan pengemasan – memberi suatu penggolongan jenis kertas yang bertujuan agar ada suatu acuan baku bagi anggotanya dalam publikasi artikel, pelaporan produksi dan sistim data dan informasi jenis kertas.

Mengingat luas dan besarnya jumlah anggota Tappi diseluruh dunia, maka tidak heran penggolongan ini cukup baku bagi para pelaku dalam aspek dan situasi bisnis dan akademis international. Dalam kondisi lokal, setiap pelaku bisa saja kembali mengacu kepada istilah lokal yang mana mereka paham dan familiar bila harus dikonversi ke nama istilah internasional.

12 Jenis kertas
1. Uncoated groundwood
2. Coated groundwood
3. Uncoated woodfree
4. Coated woodfree
5. Kraft paper
6. Bleached paperboard
7. Unbleached paperboard
8. Recycled paperboard
9. MG kraft specialties
10. Tissue
11. Market pulp
12. Lain-lain

Bila anda ingin tahu HVS, Art Paper, Art Board, Ivory Board, Duplex, kertas fotokopi dan lain sebagainya jatuh dalam jenis kategori kertas apa, maka artikel ini sedikit banyak akan menuntun anda memahami nama kertas lokal yang sering anda temui sehari-hari.

1. Uncoated groundwood
Kertas yang tidak mempunyai lapisan “coating” pigmen dan diproduksi menggunakan pulp mekanis (mechanical pulps), bubur kertas yang diproduksi tanpa proses kimiawi. Kurang lebih 80% kertas jenis ini adalah kertas koran (newsprint). Gramatur (berat kertas dalam gram per satu meter persegi) adalah 24-75 g/m2, dengan kertas koran dari 38 g/m2 to 52 g/m2. Disamping itu, jenis kertas lainnya adalah kertas untuk direktori (seperti yellow page), computer paper, katalog, dan “advertising supplements” (brosur sisipan yang umumnya dicetak dengan sistim rotogravure).

2. Coated groundwood
Kertas jenis ini paling tidak mempunyai 10% pulp mekanis (umumnya 50-55% groundwood) dengan sisanya menggunakan pulp kimia. Kategori kertas ini di USA masuk dalan kertas No. 5 “enamel paper” (kertas coated dengan brightness – tingkat kecerahan paling rendah, sekitar 80%) dan kertas No. 4 (brightnes sekitar 85%), keduanya mempunyai lapisan “coating” pigmen dikedua sisi.

Umumnya kertas ini berwarna kekuningan karena banyak pulp mekanis dan mempunyai gramatur dari 45 g/m2 to 130 g/m2. Kertas ini umumnya ditemukan pada kegunaan kertas dengan mesin cetak letterpress dan offset, seperti LWC (light weight coated – kertas yang mempunyai lapisan coating rendah sekitar 7-10 gr/m2 dan kertas coated untuk majalah.

3. Uncoated woodfree
Kertas jenis ini mempunyai kandungan pulp mekanis lebih rendah dari 10% umumnya bisa 0% dan tidak mempunyai lapisan coating pigmen sama sekali. Kegunaan kertas ini termasuk “office papers” (formulir, kertas fotokopi, kertas buku tulis, dan kertas amplop), kertas carbonless (NCR), dan kertas cetak atau anda biasa sebut HVS untuk brosur, selebaran, iklan, dan bahkan kartu pos bila tebal. Bila anda sering bergelut dengan pasar ekspor, jenis kertas ini sering juga disebut “printing, writing, and book papers” (kertas cetak, tulis dan buku).

4. Coated woodfree
Jenis kertas ini juga mengandung kurang 10% pulp mekanis, tetapi mempunyai lapisan coating pigmen baik dua sisi atau satu sisi. Di USA kertas ini disebut No. 1-3 enamel (dimana kertas coated dengan brightness atau tingkat kecerahan berkisar dari 88% sampai dengan 96%).

Di pasar lokal anda sering mendengar Art Paper dan Art Board yang mempunyai lapisan coating dua sisi yang bisa berkisar antara 20 gr/m2 dan 35 gr/m2. Kertas C1S Label masuk dalam kategori ini dimana hanya mempunyai lapisan coating disatu sisi. Gramatur kertas berkisar antara 70 gr/m2 dan 300 dr/m2. Art Paper umumnya mulai dari 70 gr/m2 samapai dengan 150 gr/m2, sementara Art Board mulai dari 170 gr/m2 sampai dengan 300 gr/m2. Kegunaan paling umum adalah untuk majalah, buku, cetak commercial dengan mutu yang tinggi dan mahal karena brightness yang relatif tinggi dibanding kertas uncoated groundwood.

5. Kraft paper
Kertas kraft, arti harfiahnya adalah kertas kuat, mempunyai 4 kegunaan utama:
1. Kertas bungkus (wrapping) seperti untuk bungkus kertas plano, kertas bungkus nasi dll.
2. Kantong (bag/sack) – seperti kantong belanja atau “shopping bag”,
3. Karung (shipping sack) – seperti karung atau kantong semen, dan
4. Berbagai fungsi “converting”.

Gramatur berkisar antara 50 gr/m2 dan 134 gr/m2. Pulp kertas yang dipakai bisa melalui proses pemutihan atau “bleaching” atau tidak. Bila tidak diputihkan maka berwarna coklat. Umum menyebutnya sebagai kertas “samson”.

6. Bleached paperboard
Pulp kertas yang dipakai adalah “beached sulfate” dan kegunaan utama adalah “folding carton” – untuk membuat box, dan kertas karton susu atau juice. Karena “bleach” maka warna kertas karon ini putih dan sekitar setengah jumlah produksi adalah coated. Biasanya di pasar USA, kertas ini dipanggil dengan nama SBS atau “solid bleached board”. Gramatur bervariasi mulai dari 200 gr/m2 sampai dengan 500 gr/m2. Golongan jenis kertas ini termasuk untuk membuat gelas kertas, piring kertas, karton tebal cetak, “tag stock” (kertas karton untuk gantungan, kartu komputer, “file folders” (map folio), dan kartu index (kartu index nama). Dipasar lokal sering kita temukan sebagai C2S Board atau C1S Board tergantung jumlah sisi yang mepunyai lapisan coating pigmen.

Dipasar lokal, sering anda temui Ivory Board yang bisa dikategorikan dalam jenis kertas ini. Namun sebetulnya sedikit berbeda karena dicampur dengan pulp mekanis, jadi warna agak sedikit kekuningan bila dibanding SBS. Ivory juga terdiri dari beberapa lapisan kertas yang digabung jadi satu, sementara SBS hanya satu lapisan yang tebal saja. Tidak jarang anda mungkin mendengar SBB atau “solid bleached board” yang bubur kertasnya adalah pulp kimia seperti SBS tetapi mempunyai sususunan lapisan yang berlapis layaknya Ivory.

7. Unbleached paperboard
Kertas karton ini tidak diputihkan dengan bleaching dan diproduksi dari “virgin kraft” (pulp kimia dengan serat non-recycle) atau “neutral sulfitesemichemical pulp” (bubur kertas dengan proses semi-kimia sulfite yang netral). Produk utama adalah linerboard, jenis kertas yang digunakan untuk membuat “corrugated containers” (corrugated box yang biasanya berwarna coklat). Berat gramatur umumnya 130 gr/m2 sampai dengan 450 g/m2. “Corrugating medium” atau kertas medium juga masuk dalam kaetgori ini yang dibuat dengan sebagian campuran kertas recycle.

8. Recycled paperboard
Pulp yang digunakan terdiri atas kertas recycle atau daur ulang. Jenis kertas ini meliputi rentang variasi kertas yang luas mulai dari kertas medium untuk “corrugated box”, folding boxboard atau clay coated news back – anda sering mendengar sebagai Duplex dan Triplex, setup boxboard – layaknya duplex tetapi uncoated, and berbagai jenis kertas dan kertas karton. Juga gypsum liner – kertas yang digunakan sebagai pelapis luar gypsum board, kertas untuk “core tube” dan lain sebagainya.

9. MG Kraft specialties
Kertas jenis ini mempunyai permukaan dengan penampakan yang licin dan seperti kaca (glaze) dimana kertas tersebut diproduksi diatas mesin yang memounyai silinder pengering / pemanas yang diameternya sangat besar. Di pasar lokal anda sering mendengar kertas Litho, Doorslag. Jenis kertas lainnya seperti kertas dasar (base paper) untuk “wax paper”, kertas bungkus, “carbonizing”, dan kraft specialties.

10. Tissue
Bubur kertas yang dipakai untuk tisu adalah pulp kimia yang di-bleach dengan tambahan bisa 50 atau lebih pulp mekanis. Mayoritas kertas tisu digunakan untuk produk sanitari seperti tisu gulung, “towel”, “bathroom”, “napkins” dll. Gramatur mempunyai rentang dari 13 gr/m2 sampai dengan 75 gr/m2. Jenis kertas ini diproduksi dengan sistim “through air dried” (TAD) or mesin kertas Yankee (silinder pemanas yang diameternya sangat besar) yang mempunyai “wet atau dry crepe operation”.

11. Market pulp
Pulp atau bubur kertas juga dikategorikan sebagai kertas yang dibagi jenisnya berdasarkan jenis kayu, proses pembuatan pulp, dan proses pemutihan atau “bleaching”. Bubur kertas dijual dalam bentuk lembaran, bal, dan gulungan.

12. Others
Kategori lain-lain digunakan untuk jenis kertas yang tidak masuk dalam ke 11 golongan kertas diatas. Kurang dari 5% jumlah kertas dunia masuk dalam kategori ini, jadi sebetulnya relatif kecil.

Contohnya seperti kertas “hardboard”, “asbestos board”, kertas cigarette, “condenser”, kertas bible), glassine, kertas tahan minyak, kertas release untuk sticker, dan kertas yang tersusun dari serat tetumbuhan bukan pohon (seperti kertas dari bahan serat pisang abaca, pelepah pisang, dll).

Kertas Daur Ulang – Pelepah Pisang

July 25, 2010 § 1 Comment

Kertas daur ulang dari bahan limbah alami pelepah pisang. Kertas yang menggunakan bahan dari pelepah pisang memiliki karakter kertas kaku, liat, keras dan kuat. Aplikasi produk yang paling cocok digunakan adalah sebagai kertas pelapis (covering). Aplikasi cetak yang dapat dilakukan adalah cetak sablon (screen printing), foil emas/perak, embos. Tidak dapat di cetak offset karena kertasnya berserat dan permukaan kertas cenderung tidak rata. Masih dapat dicetak menggunakan printer komputer rumahan seperti printer dot matrix, desk jet/ink jet, laser jet. Karena kertas ini dibuat secara manual (hand made) sehingga ketebalan kertas (gramasi) tidak bisa standart seperti kertas buatan pabrik (machine made).

Kertas Daur Ulang – buatan tangan

June 8, 2010 § 1 Comment

Kertas daur ulang, akhir akhir ini semakin populer semenjak isu global warming mencuat. Tapi pemahaman kertas daur ulang yang selama ini kami tangkap dari masyarakat berdasarkan telepon yang masuk baru sekedar kertas bekas yang di daur ulang kembali dan karena kertas bekas jadi harganya dianggap murah. Bahkan kebanyakan menganggap kertas bekas itu adalah kertas koran yang sudah tidak terpakai, bahkan ada yang begitu bersemangat dan ngotot mau menyumbang koran bekas agar diolah kembali oleh kami menjadi kertas daur ulang yang dapat digunakan lagi.

Pengolahan kertas bekas menjadi kertas daur ulang yang ” layak pakai kembali” dengan memenuhi standart kualitas tertentu tidak semudah membuat kertas baru. Diperlukan pemrosesan tertentu, alat serta tehnologi yang canggih agar kertas bekas tersebut dapat digunakan lagi secara layak seperti halnya kertas baru.

Kertas daur ulang yang dapat dilakukan dalam skala kecil (home industry) adalah pembuatan kertas daur ulang buatan tangan (recycle handmade paper). Proses pembuatan kertas daur ulang dilakukan dengan tekhnologi sederhana. Pembuatan bubur kertas (pulp) menggunakan blender yang biasa digunakan untuk membuat jus. Kemudian bubur kertas tersebut dicetak menggunakan cetakan kertas sesuai dengan ukuran kertas yang ingin dibuat. Cetakan kertas ini bentuknya sama dengan yang biasa digunakan untuk cetak sablon.

Bahan baku pembuatan kertas daur ulang sebaiknya kertas HVS bekas/sisa potongan dari tempat percetakan atau dari toko kertas. Kemudian beri campuran serat alam seprti pelepah pisang, batang merang, eceng gondok, dll gunanya untuk memperkuat struktur kertas dan memberi motif atau tekstur pada kertas agar lebih artistik.

Standart ukuran kertas A Size

May 10, 2010 § Leave a comment

Ukuran Kertas Seri A :

Seri A biasa digunakan untuk cetakan umum dan perkantoran serta penerbitan. Dasar ukuran adalah A0 yang luasnya setara dengan satu meter persegi. Setiap angka setelah huruf A menyatakan setengah ukuran dari angka sebelumnya. Jadi A1 adalah setengah dari A0 dan demikian seterusnya. ukuran yang paling banyak digunakan adalah A4.

A0 = 84,1 cm x 118,8 cm.

notes : tapi pada umumnya ukuran A0 biasa disebut dengan ukuran plano memiliki ukuran yang berbeda dari masing masing produsennya. Ukuran A0 atau Plano yang ada di pasaran antara lain ; 79 cm x 109 cm, 90 cm x 120cm, 75 cm x 100cm, dll.

A1 = 59,4 cm x 84,1 cm.

A2 = 42 cm x 59,4 cm.

A3 = 29,7 cm x 42 cm.

A4 = 21 cm x 29,7 cm.

A5 = 14,8 cm x 21 cm.

A6 = 10,5 cm x 14,8 cm.

Kertas Daur Ulang – serat abaca

April 19, 2010 § Leave a comment

Kertas daur ulang (recycle paper) buatan tangan (handmade) dari bahan serat abaca (abaca paper). Abaca adalah sejenis pohon pisang yang tidak berbuah dan yang dipanen adalah batang pohonnya saja (gedebog). Bahan baku serat abaca berupa serat serat yang diambil dari batang pelepah yang dikeringkan. Hasil akhirnya berupa serat tali abaca yang biasanya digunakan sebagai bahan baku benang tekstil, tali tambang kapal, kertas untuk teh celup dan juga digunakan sebagai bahan untuk pembuatan uang kertas (bank notes).

Karakter kertasnya adalah lembut, kuat dan ringan. Paling cocok digunakan sebagai langsung sebagai produk seperti kertas kado (wrapping paper), kap lampu atau lampion, amplop surat, dll. Agak sulit ditempel karena permukaannya yang banyak bulu bulu serat abaca. Lem yang dapat digunakan adalah lem kuning seperti lem aibon jika ingin digunakan sebagai bahan pelapis.

Aplikasi cetak yang dapat dilakukan adalah cetak manual seperti cetak sablon (screen printing), poly, emboss. Masih bisa dicetak dengan printer komputer tapi tidak bisa dicetak dengan cetak offset. Karena kertas daur ulang ini adalah buatan tangan, jadi permukaan kertasnya agak bergelombang dan kurang rapat sehingga hasilnya tidak akan maksimla jika dicoba cetak offset. Cetak komputer dengan printer dot matrix masih memungkinkan. Cetak dengan printer deskjet atau laserjet masih dapat dilakukan asalkan pinggiran kertasnya dirapihkan dulu supaya seratnya tidak tersangkut.

Kertas Daur Ulang – pelepah pisang

April 19, 2010 § Leave a comment

Kertas daur ulang (recycle paper) buatan tangan (handmade) dari bahan pelepah pisang (banana paper). Pelepah pisang yang digunakan adalah pelepah pohon pisang biasa yang banyak kita jumpai. Pelepah pisang tersebut harus dalam keadaan kering dan sudah dipotong kecil kecil.

Karakter kertasnya adalah keras, liat, kuat dan berat. Paling cocok digunakan sebagai bahan pelapis (covering) untuk melapis kotak kado, cover buku, cover album, pigura foto, dll. Atau digunakan langsung sebagai produk, seperti kantong kertas (paper bag), kartu ucapan, kartu undangan, amplop surat, dll. Lem, perekat yang dapat digunakan adalah lem putih dengan bahan pengencer air, bisa juga lem kuning seperti lem aibon. Semua dapat digunakan tergantung kebutuhan.

Aplikasi cetak yang dapat dilakukan adalah cetak manual seperti cetak sablon (screen printing), poly, emboss. Masih bisa dicetak dengan printer komputer tapi tidak bisa dicetak dengan cetak offset. Karena kertas daur ulang ini adalah buatan tangan, jadi permukaan kertasnya agak bergelombang dan kurang rapat sehingga hasilnya tidak akan maksimla jika dicoba cetak offset. Cetak komputer dengan printer dot matrix masih memungkinkan. Cetak dengan printer deskjet atau laserjet masih dapat dilakukan asalkan pinggiran kertasnya dirapihkan dulu supaya seratnya tidak tersangkut.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.